Indralaya Lagi
Pada Hari kamis aku mengunjungi keponakanku yang mondok di pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir. Sekitar pukul 10 pagi aku berangkat dari tempat tinggalku di kota Palembang niatnya berangkat seorang diri tapi tidak lama ketika aku mengendarai motorku aku bertemu dengan teman ku yang ketika itu lagi libur kerja namanya legi dia adalah temanku yang aku kenal ketika berkuliah. Aku menawarinya untuk ikut aku ke indralaya dan sambil mengunjungi tempat wisata yang ada disana, tak kusangka ternyata ia tertarik untuk ikut akhirnya aku kerumah terlebih dahulu untuk mengembalikan
Beberapa lama kemudian
kami pun berangkat perjalan menuju ke indralaya sekitar Satu jam dengan jarak
tempuh kurang lebih 40,1 Km, perjalan ke indralaya bisa ditempuh melalui jalan
tol atau jalan biasa berhubung kami hanya menggunakan sepeda motor jadi harus
melewati jalan yang biasa dilewati. Sekitar pukul 10 lewat 50 menit kami
berangkat dari Palembang kami memacu kendaraan dengan santai tidak terlalu
cepat dan tidak terlalu lambat, di perjalanan kami pun banyak bercerita dan
berbagi pengalaman apa yang telah dilakukan setelah lulus dari kuliah. Setelah menempuh
hampir satu jam kami pun sampai di ibukota dari kab. Ogan ilir. Sekitar 15
menit lagi artinya kami akan sampai ketempat tujuan, setelah kami sampai ke
pesantren tersebut kami langsung ke pos satpam untuk meminta izin menjengok keponaakan ku
tapi teryata untuk sekarang ini anak” yang mondok lagi tidak bisa di kunjungi
karna demi keamanan bersama untuk memutus pandemi yang terjadi sekarang. Karna
tidak bisa bertemu saya hanya menitipkan oleh” yang saya bawa agar diberikan ke
keponakanku tersebut,
Akhirnnya setelah itu
kami langsung bergegas mencari masjid dan saya teringat pesantren tersebut
tidak jauh dari Masjid H. Bayumi Wahab ini adalah salah satu masjid yang
menjadi iconic di Indralaya, masjid ini didesign sangat menarik hingga banyak
orang – orang datang bukan hanya untuk beribadah melainkan untuk mengabadikan
moment tersebut. Akhirnya kami memutuskan untuk berkunjung kemasjid tersebut
dari Pondok Pesantren Raudatul Ulum Sakatiga ke masjid tersebut kurang lebih 5
menitlah. Setelah sampai kami mencari tempat parkir motor kemudian kami
memasuki masjid. Setelah hampir satu jam kami beristirahat di masjid tersebut
dan telah mengabadikan beberapa moment kami akhirnya mencari makan teryata didekat
parkiran ada beberapa penjual dan kami memutuskan untuk membeli batagor.
Setelah selasai makan
kami pun bergegas untuk pulang, kami pulang melewati jalan menuju kantor
pemerintahan kabupaten Ogan Ilir karna di jalan itu ada sebuah jembatan yang cukup baik untuk dijadikan spot poto dan
pemandanganya jugabagus untuk rehat sejenak. Sekitar 15 menit kami stop di
jembatan tersebut kami bergegas untuk pulang ke Palembang, diperjalanan temanku
berkata ia ingin mengunjungi tempat yang dulu ia melaksana Kuliah Kerja Nyata
dan kami pun mengunjungi tempat tersebut. sepertinya tak banyak berubah dari
tempat tersebut tapi cukup untuk
mengobati kerindungan temanku ini. Akhirnya setelah itu kami pun pulang
menuju ke kota Palembang. Kami sampai di kota Palembang di sore hari sekitar
pukul 5 Sore
Komentar
Posting Komentar